Apakah Bunda sering menggunakan tusuk gigi setelah makan? Memang praktis untuk membersihkan sisa makanan yang nyangkut di sela gigi. Namun, kalau digunakan terlalu kuat atau terlalu sering, lidi gigi tersebut justru bisa membuat gusi mengalami iritasi.
Ujung pembersih sela gigi yang keras dan runcing bisa mengenai jaringan gusi, terutama bagian gusi yang berada di antara dua gigi. Jika dilakukan berulang kali, kebiasaan ini dapat menyebabkan gusi mudah terluka, terasa tidak nyaman, bahkan mengalami perdarahan ringan.
Selain cara menggunakannya, bentuk batang tusuk juga perlu diperhatikan. Ujungnya yang runcing tidak dirancang khusus untuk mengikuti bentuk sela gigi. Ketika dipaksakan masuk atau digunakan untuk mencongkel sisa makanan, jaringan gusi bisa ikut terkena tekanan.
Gusi Mulai Iritasi Karena Sering Menggunakan Tusuk Gigi
Gusi merupakan jaringan yang cukup sensitif. Saat tusuk gigi digunakan dengan gerakan menusuk atau mencongkel, ujungnya bisa mengenai bagian gusi diantara gigi. Kalau hal tersebut dilakukan terus-menerus, luka kecil pada gusi bisa muncul dan membuat jaringan tersebut lebih mudah mengalami iritasi.
Kebiasaan menggunakan tusuk gigi juga dapat menjadi masalah ketika dilakukan setiap selesai makan tanpa memperhatikan kondisi gusi. Apalagi jika sisa makanan yang terselip cukup sulit dikeluarkan, seseorang biasanya akan memberikan tekanan lebih kuat.
Padahal, membersihkan sela gigi tidak harus dilakukan dengan cara seperti itu. Penggunaan alat yang tepat dan gerakan yang lembut seperti dental floss justru lebih membantu menjaga kebersihan gigi sekaligus mengurangi risiko gusi terluka.
Tanda Gusi Kamu Sudah Mengalami Iritasi!
Lalu, bagaimana mengetahui kalau kebiasaan menggunakan pembersih sela gigi dari kayu mulai memengaruhi kondisi gusi? Salah satu tanda yang paling mudah terlihat adalah gusi berdarah ketika dibersihkan atau terkena tekanan.
Selain perdarahan ringan, gusi yang mengalami iritasi juga bisa terasa lebih sensitif, nyeri, atau tampak kemerahan. Jika kondisi tersebut sering muncul, sebaiknya jangan langsung menganggapnya sebagai hal yang normal.
Perhatikan juga apakah perdarahan hanya terjadi sesekali atau terus berulang. Jika gusi sering berdarah atau keluhannya tidak kunjung membaik, pemeriksaan ke klinik gigi terbaik di Jogja dapat membantu mengetahui penyebabnya.
Dental Floss Lebih Aman Dari Tusuk Gigi, Ini Alasannya!
Daripada terlalu sering menggunakan tusuk gigi, Bunda bisa memilih alat yang memang dirancang untuk membersihkan sela gigi, seperti dental floss atau benang gigi. Penggunaannya cukup dengan memasukkan benang secara perlahan ke sela gigi, kemudian menggerakkannya dengan lembut mengikuti permukaan gigi.
Ada juga sikat interdental yang cocok digunakan untuk sela gigi yang lebih terbuka. Ukurannya perlu disesuaikan dengan jarak antar gigi agar dapat membersihkan sisa makanan dan plak tanpa melukai gusi.
Jadi meskipun tusuk gigi terlihat sederhana dan praktis, penggunaannya tetap perlu diperhatikan. Membersihkan sela gigi dengan alat yang tepat dapat membantu menjaga gigi dan gusi tetap sehat tanpa memberikan tekanan berlebihan.
Tinggalkan Kebiasaan Membersihkan Gusi Dengan Tusuk Gigi
Sisa makanan yang terselip di sela gigi memang terasa mengganggu. Namun, bukan berarti harus langsung dikeluarkan dengan cara mencongkel menggunakan benda tajam atau keras.
Gerakan yang terlalu kuat justru bisa membuat gusi terluka. Selain itu, jika kebiasaan tersebut dilakukan terus-menerus, area gusi tertentu bisa mendapatkan tekanan yang sama berulang kali.
Lebih baik lakukan pembersihan secara perlahan dan jangan memaksakan tusuk gigi masuk ke sela yang terlalu sempit. Jika makanan terus-menerus tersangkut di tempat yang sama, kondisi tersebut juga bisa menjadi alasan untuk memeriksakan gigi.
Lakukan Kebiasaan Ini Agar Gigi & Gusi Kamu Tetap Bersih dan Sehat!
Menjaga kesehatan mulut tidak cukup hanya dengan membersihkan sisa makanan setelah makan. Bunda juga perlu membiasakan menyikat gigi secara rutin, membersihkan sela gigi, dan melakukan pemeriksaan gigi secara berkala.
Kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu mengurangi penumpukan plak yang menjadi salah satu penyebab berbagai masalah pada gigi dan gusi. Jangan lupa untuk tetap menggunakan teknik menyikat gigi yang lembut agar tidak memberikan tekanan berlebihan pada gusi.
Jadi meskipun tusuk gigi terlihat sederhana dan praktis, penggunaannya tetap perlu diperhatikan. Membersihkan sela gigi dengan alat yang tepat dapat membantu menjaga gigi dan gusi tetap sehat tanpa memberikan tekanan berlebihan.
Kalau Bunda mulai sering mengalami gusi berdarah, nyeri, atau iritasi setelah menggunakan tusuk gigi, sebaiknya jangan diabaikan. Konsultasikan kondisi tersebut dengan dokter gigi supaya penyebabnya dapat diketahui dan ditangani dengan tepat.